Viral!!! Aktivis 98: Lombok Berduka, Prabowo Malah Joget-Joget Menuju KPU





Jakarta, WK - Pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan berlaga di Pilpers 2019 mendatang, Joko Widodo ( Jokowi ) - Ma'ruf Amin mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) pada Jumat 10 Agustus 2018 Kemarin.

Ada sejumlah perbedaan saat dua pasangan ini datang ke KPU. Bukan saja soal pakaian yang dikenakan, tapi juga berbeda dalam hal iring-iringan hingg menyapa sampatisan di depan gedybg KPU


Jokowi-Ma'ruf yang mengikuti proses pendaftaran pada pagi hari, menyambangi KPU menggunakan kendaraan yang sama, yakni mobil Toyota Innova berwarna hitam.

Sementara Prabowo - Sandiaga mendatangi KPU pada siang harinya. Prabowo ke KPU menumpang mobilnya, Lexus B 1710 PSD berwarna putih, sedangkan Sandi berjalan kaki dari Masjid Sunda Kelapa ke KPU.

Jika kedatangan Jokowi-Ma'ruf ke KPU tak ada gemuruh iring-iringan simpatisan, lain hal dengan Prabowo-Sandi yang lebih meriah dan penuh semangat karena kedatangan mereka diiringi marching band, dan dikawal ribuan simpatisan.

Prabowo yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih, tampak gagah berdiri di mobilnya yang beratap terbuka dan sesekali melambaikan tangan kepada relawan. Bahkan sesekali mantan Danjen Kopassus ini bergoyang mengikuti irama lagu dangdut 'syantik' yang diperdengarkan saat iring-iringan dari Masjid Sunda Kelapa ke KPU.

Perbedaan gaya saat mendaftar ke KPU ini, mendapat sorotan dari Sekjen Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98), Ferry Supriyadi. Ia mengaku salut dengan sikap Jokowi-Ma'ruf yang tidak ingin ada iring-iringan massa ke KPU, karena masih dalam suasana berkabung bagi korban gempa di Lombok, NTB.

"Salut untuk Pak Jokowi yang tampil dengan kesederhanaan dan ingatkan agar tidak usah beramai-ramai karena suasana masih berkabung. Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin sangat berempati terhadap korban bencana gempa bumi di Lombok. Harusnya ini di contoh oleh pasangan capres cawapres satunya," kat Ferry, Sabtu (11/8/2018).

Aktivis 98 ini justru menyayangkan kedatangan Prabowo yang klaimnya didukung oleh suara ijtima ulama itu justru mempertontonkan ketidakempatiannya terhadap korban bencana gempa bumi di Lombok.

"Ini kan suasana masih berkabung, saudara-saudara kita di NTB, Pak Jokowi saja langsung bertolak ke lokasi gempa. Lha ini malah joget-joget. Selalu berkoar-koar rakyat sedang susah, tapi ke KPU pake mobil mewah, joget-joget pula. Kalau bisa pakek kuda kampung jangan kuda harga Milyaran," sindir Ferry.

"Pak Kiai Ma'ruf Amin aja masih sempat meminta para pendukungnya untuk mendoakan warga NTB yang terkena gempa," sambung Ferry.

Ditambahkannya, kesedihan dan kekecewaan tak lagi terbendung dihati para korban gempa di NTB ini, dan kini harus menelan pil pahit dari Prabowo, apalagi ada pendukungnya bikin kecewa karena mengaitkan bencana yang menelan korban ratusan jiwa itu adalah azab dari Allah SWT.

"Ironis sekali, ini kenyataan yang sedang terjadi. Lihat kondisi disana korban harus bertahan hidup dan belum lagi menyaksikan keluarga, anak, orang tua dan sanak saudara menjadi korban gempa para pendukung Prabowo terus-terusan membully dengan mengatakan azab yang menimpa rakyat NTB akibat Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang berpindah haluan politik mendukung Presiden Joko Widodo," bebernya.

"Mereka sedang tertimpa musibah, jangan malah senang-senang joget-joget dan menganggap itu adalah azab. Empati kalian dimana?" tutur Ferry.

Selain itu, ia juga melihat masih ada kebencian sebagai jurus ampuh dan strategi melumpuhkan nalar dan akal sehat. Kata, dulu strateginya politisasi agama demi menjatuhkan Ahok, kini strateginya politisasi Ahok demi memenangkan Prabowo.

"Inilah hebatkan kubu Prabowo - Sandiaga Uno. Diadu terus dengan memupuk rasa kebencian, jadi musuh kita sebenarnya adalah kebencian. Kini strateginya politisasi Ahok untuk benturin Ahoker dengan cawapres Jokowi Kiai Ma'ruf Amin," tandasnya.

Sumber Terpercaya: Netralnews.com






Selamat Datang di www.BolaMas88,com

Kami sedang mengadakan Event New Member dengan cara yang sangat mudah saja, tanpa Like&Share anda semua bisa mendapat Bonus Freebet dan Bonus Deposit dari BolaMas88 dengan cara Daftar menjadi Member baru kami dan Melakukan Deposit , maka akan langsung diberikan Bonus Freebet nya Rp.10.000,-  dan Bonus Deposit Sebesar 5% dari Deposit Anda maka akan langsung masuk ke dalam User ID nya anda semua → Judi Bola ←

Menyediakan Banyak Jenis Permainan

- SportBook

- Live Casino

- Togel

- Tangkas

- Keno

- PlayTech

- Poker-QQ

Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua

- Bonus Rollingan Casino 0,8%

- Bonus Refferensi 2,5%

- Bonus Cash Back Up To 15%

- Bonus Deposit 5%

- Freebet New Member Rp.10.000

Bonus Bonus ini akan kami berikan untuk anda semua, maka dari itu langsung saja daftar saja dan Claim Bonus Bonus ini semua, kami tunggu Kehadiran anda semua di Live Chat di www.BolaMas88,com

Ayo tunggu apa lagi ini adalah saat saat yang tepat untuk anda semua mendapatkan Bonus Freebet dengan cara yang mudah saja, anda tinggal Claim dan langsung bisa Betting di Semua permainan kami. Silahkan bergabung dan Raih semua Bonus Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua.

NB: Syarat Dan Ketentuan Berlaku


Terima Kasih.

Tanggapan TGB Tentang KH Ma'ruf Amin: Beliau Guru Saya





Jakarta, WK - Gubernur NTB Tuan Guru Bajang ( TGB ) Muhammad Zainul Majdi menyebut KH Ma'ruf Amin yang di tetapikan sebagai cawapres Jokowi dalam Pilpres 2019 merupakan sosok guru yang menjadi tempat bagi dirinya untuk berbakti.

"Beliau guru saya," kata TGB di Kompleks Iskandar Kepresidenan Jakarta, Jumat 10 Agustus 2018.

TGB hadir di Istana Kepresidenan untuk mengikuti rapat terbatas yang langsung dipimpin Presiden Jokowi terkait penanganan dampak bencana gempa di Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB ).

Pada kesempatan itu, ia merespons dipilihnya Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi sebagai sesuatu yang positif. "Ya kalau guru saya, ya murid pasti berbakti, berkhidmat pada gurunya," katanya.

TGB menyatakan tetap pada komitmennya untuk mendukung Jokowi.

Ia menilai Jokowi pantas untuk melanjutkan periode kedua pemerintahannya yang salah satunya memprioritaskan pada pembangunan infrastruktur.

TGB tidak menampakkan kekecewaannya saat Jokowi pada akhirnya memilih Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya.

Padahal beberapa pekan sebelumnya nama TGB santer diberitakan sebagai calon kuat cawapres yang akan mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019.

Namun ia menegaskan tidak mendapatkan tawaran apapun sampai saat ini dari kubu Jokowi setelah ia menentukkan sikap politik untuk mengundurkan diri sebagai kader Partai Demokrat dan mendukung Jokowi.

"Nggak ada. Saya jadi relawannya wartawan sajalah," kata TGB seperti dilansir Antara.


Sumber Terpercaya : NetralNews.com

Baca Juga:
Tanggapan GNPF-U: Kenapa Jokowi Lebih Cerdas dari Kita?







Selamat Datang di www.BolaMas88,com

Kami sedang mengadakan Event New Member dengan cara yang sangat mudah saja, tanpa Like&Share anda semua bisa mendapat Bonus Freebet dan Bonus Deposit dari BolaMas88 dengan cara Daftar menjadi Member baru kami dan Melakukan Deposit , maka akan langsung diberikan Bonus Freebet nya Rp.10.000,-  dan Bonus Deposit Sebesar 5% dari Deposit Anda maka akan langsung masuk ke dalam User ID nya anda semua → Judi Bola ←

Menyediakan Banyak Jenis Permainan

- SportBook

- Live Casino

- Togel

- Tangkas

- Keno

- PlayTech

- Poker-QQ

Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua

- Bonus Rollingan Casino 0,8%

- Bonus Refferensi 2,5%

- Bonus Cash Back Up To 15%

- Bonus Deposit 5%

- Freebet New Member Rp.10.000

Bonus Bonus ini akan kami berikan untuk anda semua, maka dari itu langsung saja daftar saja dan Claim Bonus Bonus ini semua, kami tunggu Kehadiran anda semua di Live Chat di www.BolaMas88,com

Ayo tunggu apa lagi ini adalah saat saat yang tepat untuk anda semua mendapatkan Bonus Freebet dengan cara yang mudah saja, anda tinggal Claim dan langsung bisa Betting di Semua permainan kami. Silahkan bergabung dan Raih semua Bonus Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua.

NB: Syarat Dan Ketentuan Berlaku


Terima Kasih.

Tanggapan GNPF-U: Kenapa Jokowi Lebih Cerdas dari Kita?




Jakarta, WK - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama ( GNPF-U ) menyambagi kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Kebaoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 9 Agustus 2018. GNPF-U ini meminta kepada Ketua Umum Gerindra agar menggandeng ulama sebagai calon wakil Presiden ( Cawapres ) dari Prabowo.

Bahkan dalam kesempatan tersebut, GNPF-U menyerukan agar pihak Prabowo jangan kalah cerdas dengna Joko Widodo yang memilih KH Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya.

Ketua GNPF-U, Yusuf Martak mengaku belum tahu apakah usulannya tersebut bakal di ambil oleh Prabowo. Karena melihat kubu Jokowi yang telah memilih ulama sebagai pendapmingnya.

"Saya dengar Pak Jokowi untuk periode yang kedua didampingi Pak Ma'ruf Amin. Saya tidak tahu itu benar atau tidak, kenapa Pak Jokowi lebih cerdas daripada kita ( kubu Prabowo-red ), ini tidak boleh," ujar Yusuf di depan kediaman Prabowo, Kamis 9 Agustus 2018.

Yusuf mengingatkan Prabowo, agar tidak ragu lagi untuk mengambil ulama sebagai cawapresnya agar bisa menang di Pilpres 2019 mendatang.

Ia mengaku tidak ingin Prabowo kembali keok di Pilpres 2019 sebagaimana Pilpres sebelum-sebelumnya karena salah memilih pasangan.

GNPF-U melalui ijtimak ulama telah merekomendasikan dua nama, yakni Ustaz Abdul Somad dan Salim Segaf Aljufri. Karena Ustad Abdul Somad tidak bersedia, ia kembali mengusulkan dua cawapres alternatif yakni Ustaz Arifin Ilham dan Ustaz Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

Menurut Yusuf, keberadaan ulama sebagai cawapres itu penting, karena selama ini sudah terbukti bahwa ulama setia mengayomi dan mendidik masyarakat. Oleh karena itu, Prabowo harus mengambil ulama layaknya Jokowi yang memilih KH Ma'ruf Amin.


Sumber Terpercaya: NetralNews.com








Selamat Datang di www.BolaMas88,com

Kami sedang mengadakan Event New Member dengan cara yang sangat mudah saja, tanpa Like&Share anda semua bisa mendapat Bonus Freebet dan Bonus Deposit dari BolaMas88 dengan cara Daftar menjadi Member baru kami dan Melakukan Deposit , maka akan langsung diberikan Bonus Freebet nya Rp.10.000,-  dan Bonus Deposit Sebesar 5% dari Deposit Anda maka akan langsung masuk ke dalam User ID nya anda semua → Judi Bola ←

Menyediakan Banyak Jenis Permainan

- SportBook

- Live Casino

- Togel

- Tangkas

- Keno

- PlayTech

- Poker-QQ

Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua

- Bonus Rollingan Casino 0,8%

- Bonus Refferensi 2,5%

- Bonus Cash Back Up To 15%

- Bonus Deposit 5%

- Freebet New Member Rp.10.000

Bonus Bonus ini akan kami berikan untuk anda semua, maka dari itu langsung saja daftar saja dan Claim Bonus Bonus ini semua, kami tunggu Kehadiran anda semua di Live Chat di www.BolaMas88,com

Ayo tunggu apa lagi ini adalah saat saat yang tepat untuk anda semua mendapatkan Bonus Freebet dengan cara yang mudah saja, anda tinggal Claim dan langsung bisa Betting di Semua permainan kami. Silahkan bergabung dan Raih semua Bonus Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua.

NB: Syarat Dan Ketentuan Berlaku


Terima Kasih.

Heboh!! Anggota Dewan Penasehat PA 212 Minta Jokowi untuk Minta Maaf, Apa Salahnya?





Jakarta, WK - Aggota Dewan Penasihat PA 212 Eggi Sudjana meminta Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) untuk memberikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang di nilai provokatif. Pasalnya, jika Jokowi tidak meminta maaf maka akan berbahaya bagi kehidupan bangsa dan negara.

"Saran saya minta maaf, saya sayang sama Jokowi, saya enggal anti karuan. Saran saya untuk kebaikan bersama karena ini berbahaya," kata Eggi usai diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Rabu 8 Agustus 2018. → Agen Bola ←


Eggi memang mempermasalahkan pernyataan Jokowi saat memberikan imbauan kepada relawannya di Sentul International Convention Center ( SICC ), Bogor, Sabtu 4 Agustus 2018 lalu.

Diketahui, Jokowi mengimbau agar tidak membangun ujaran kebencian, membuat fitnah dan mencela, namun berani bila diajak 'berantem'.

Menurut Eggi, permintaan maaf Jokowi bisa menenangkan suasana politik saat ini. Seharusnya, Jokowi sebagai bapak seluruh masyarakat Indonesia tidak boleh mengeluarkan statement provokasi. Jokowi harusnya melindungi semua rakyatnya meskipun berbeda-beda dalam menentukan sikap politik.

"Kita ini siapa. Kita ini rakyat dia ( Jokowi ) juga, walaupun berbeda, tapi sama dalam satu keluarga," tuturnya.

Eggi mengakui, jika dirinya telah mendengar seluruh pernyataan Jokowi dihadapan relawan tersebut.


Sumber Terpercaya: NetralNews.com








Selamat Datang di www.BolaMas88,com

Kami sedang mengadakan Event New Member dengan cara yang sangat mudah saja, tanpa Like&Share anda semua bisa mendapat Bonus Freebet dan Bonus Deposit dari BolaMas88 dengan cara Daftar menjadi Member baru kami dan Melakukan Deposit , maka akan langsung diberikan Bonus Freebet nya Rp.10.000,-  dan Bonus Deposit Sebesar 5% dari Deposit Anda maka akan langsung masuk ke dalam User ID nya anda semua → Judi Bola ←

Menyediakan Banyak Jenis Permainan

- SportBook

- Live Casino

- Togel

- Tangkas

- Keno

- PlayTech

- Poker-QQ

Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua

- Bonus Rollingan Casino 0,8%

- Bonus Refferensi 2,5%

- Bonus Cash Back Up To 15%

- Bonus Deposit 5%

- Freebet New Member Rp.10.000

Bonus Bonus ini akan kami berikan untuk anda semua, maka dari itu langsung saja daftar saja dan Claim Bonus Bonus ini semua, kami tunggu Kehadiran anda semua di Live Chat di www.BolaMas88,com

Ayo tunggu apa lagi ini adalah saat saat yang tepat untuk anda semua mendapatkan Bonus Freebet dengan cara yang mudah saja, anda tinggal Claim dan langsung bisa Betting di Semua permainan kami. Silahkan bergabung dan Raih semua Bonus Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua.

NB: Syarat Dan Ketentuan Berlaku


Terima Kasih.

Heboh!! Demokrat Desak Jokowi Minta Maaf, Hanur: Belajar Lagi Bahasa Indonesia




Jakarta, WK - Jangan membangun permusuhan. Sekali lagi jangan membangun permusuhan. Jangan membangun ujaran-ujaran kebencian. Jangan membangun fitnah-fitnah. Tidak usah suka mencela. Tidak usah suka menjelekkan orang lain. Tapi kalau diajak berantem juga berani. Tapi jangan ngajak lho. Saya bilang tadi, tolong digarisbawahi. Jangan ngajak. Kalau diajak, tidak boleh takut."

Pernyataan di atas merupakan potongan video 'asli' pidato Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di hadapan para pendukungnya dalam gelaran Rapat Umum Relawan Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC) Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8/2018) yang lalu.

Terkait pernyataan itu, Partai Demokrat melalului Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Ferdinand Hutahaean mendesak Jokowi untuk meminta maaf soal arahan 'Berani Jika Diajak Berantem'. Partai Demokrat ( PD ) menyayangkan pernyataan 'berani jika diajak berantem' yang disampaikan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) kepada relawannya. PD meminta Jokowi tidak berlaku seperti provokator.

"Sungguh sangat disayangkan dan sangat tidak patut, juga tidak etis karena apapun alasannya, Presiden tidak boleh sebagai provokator yang memberikan semangat kekerasan bagi sesama anak bangsa," kata Ferdinand dalam pesan singkat diterima wartawan , Minggu 5 Agustus 2018.

Menanggapi desakan Demokrat tersebut, Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir secara blak-blakan mempertanyakan sikap Partai Demokrat ( PD ) yang mendesak Presiden Joko Widodo, alias Jokowi meminta maaf atas arahan 'berani jika diajak berantem' kepada relawannya. Karena itu, Inas meminta Partai Demokrat 'belajar bahasa Indonesia sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia' ( KBBI ). → Agen Bola ←

"Kenapa harus meminta maaf? Memang Pak Jokowi suruh relawan berantem? Pada belajar bahasa Indonesia deh Demokrat," kata Inas duhubungi wartawan, Senin 6 Agustus 2018.

Diketahui, bahwa pihak Demokrat yang mendesak Jokowi agar meminta maaf adalah Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Ferdinand Hutahaean. Inas menilai Ferdinand tidak mengerti arti kata berantem dan salah menafsirkan.

"Itu berantem kan tidak disuruh berantem. Kalau diajak berantem ya dilayani. Sekarang begini, selama ini kan semua itu bicara dalam konteks yang jelek-jelekin pemerintah, menghujat pemerintah itu kan dalam konteks di sosmed bukan di keseharian," tegas Ketua Fraksi Partai Hanura di DPR Senayan itu.

"Artinya kalau misalnya mereka terus melakukan itu, harus dilawan dong, harus berani melawan," lanjut dia.

Dijelaskan Inas, makna berantem yang dimaksud Jokowi bukanlah berkelahi secara fisik. Dia pun menyebut Partai Demokrat terlalu bawa perasaan (baper) menyikapi kata-kata Jokowi.

"Bertengkar kan bisa di dalam sosmed bertengkarnya. Bukan ajak tawuran. Memang anak SMA? Jadi jangan baper. Sedikit-sedikit baper Demokrat. Demokrat kaya ketua umumnya saja dikit-dikit baper," tegas Inas mengingatkan.

Politisi Hanura itu mencontohkan, jika dirinya perang pernyataan di sosial media dengan Ferdinand, bukan berarti di kehidupan sehari-sehari mereka berkelahi secara fisik. Diapun meminta Ferdinand mencari arti kata berantem di Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ).

"Misalnya saja saya ribut sama Ferdinand Hutahaean, kan berantem namanya. Kan di sosmed, bukan berarti tonjok-tonjokan, bukan berarti pukul-pukulan. Bertengkar tidak harus berkelahi, misalnya adu mulut, bukan kekerasan fisik," Inas memperjelas.

"Jangan langsung ditafsirkan kekerasan. Yang ngomong (desak Jokowi minta maaf) belajar bahasa Indonesia yang benar atau buka KBBI," imbuh Inas.

Karena itu Inas menilai, Demokrat bersikap demikian lantaran tak memiliki daya untuk melawan Jokowi di Pemilihan Presiden 2019 nanti, sehingga berupaya menjelek-jelekan Jokowi.

"Mereka kan sudah nggak punya daya menang dari Jokowi jadi apapun dia framing Jokowi yang jelek-jelek," tutur Inas.

Politikus Hanura itu menyebut, menyebut Demokrat bersikap seperti itu lantaran koalisi Jokowi menolak Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) sebagai calon wakil presiden ( cawapres )-nya di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Apalagi Demokrat, apa yang mereka punya? Punya anak mami? Masa anak mami dijual untuk cawapres. Anak mami dijual ke Jokowi, nggak laku lalu ngambek" tutupnya mengkritisi pernyataan Ferdinand, sebagaimana dilansir detiknews.







Selamat Datang di www.BolaMas88,com

Kami sedang mengadakan Event New Member dengan cara yang sangat mudah saja, tanpa Like&Share anda semua bisa mendapat Bonus Freebet dan Bonus Deposit dari BolaMas88 dengan cara Daftar menjadi Member baru kami dan Melakukan Deposit , maka akan langsung diberikan Bonus Freebet nya Rp.10.000,-  dan Bonus Deposit Sebesar 5% dari Deposit Anda maka akan langsung masuk ke dalam User ID nya anda semua → Judi Bola ←

Menyediakan Banyak Jenis Permainan

- SportBook

- Live Casino

- Togel

- Tangkas

- Keno

- PlayTech

- Poker-QQ

Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua

- Bonus Rollingan Casino 0,8%

- Bonus Refferensi 2,5%

- Bonus Cash Back Up To 15%

- Bonus Deposit 5%

- Freebet New Member Rp.10.000

Bonus Bonus ini akan kami berikan untuk anda semua, maka dari itu langsung saja daftar saja dan Claim Bonus Bonus ini semua, kami tunggu Kehadiran anda semua di Live Chat di www.BolaMas88,com

Ayo tunggu apa lagi ini adalah saat saat yang tepat untuk anda semua mendapatkan Bonus Freebet dengan cara yang mudah saja, anda tinggal Claim dan langsung bisa Betting di Semua permainan kami. Silahkan bergabung dan Raih semua Bonus Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua.

NB: Syarat Dan Ketentuan Berlaku


Terima Kasih.

Heboh!!! Terkait Pilpres, PA 212 Sebut Presidium Alumni 212 Ilegal dan Adu domba





Jakarta, WK - Juru bicara Persaudaraan Alumni ( PA ) 212 Habib Chaidir Bamukmin mengatakan, keberadaan Presidium Alumni 212 tidak di akui alias ilegal.

"Presidium Alumni 212 itu tidak ada lagi dan keberadaannya ilagal, setelah di ganti berdasarkan Munas Ulama yang berganti dengan Persaudaraan Alumni 212," kata Habib Novel kepada NNC, Sabtu 4 Agustus 2018.

Karenanya, Habib Novel menegaskan, apapun yang disampaikan oleh Presidium Alumni 212 termasuk soal Pilpres 2019, di luar tanggung jawab PA 212. → Agen Bola ←

Hal itu disampaikan Habib Novel menanggapi pernyataan Presidium Alumni 212 yang mengaku kecewa dan mensinyalir ada rekayasa soal nama capres-cawapres untuk Pilpres 2019 yang direkomendasikan lewat hasil hasil Ijtima Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) beberapa waktu lalu.

"Kami duga kuat adalah upaya adu domba dan memecah belah diantara para Alumni 212, dan kami tidak bertanggung jawab atas tindak tandukPresidium Alumni 212 itu," tegas Habib Novel.

Alasan tokoh Front Pembela Islam ( FPI ) ini menduga Presidium Alumni 212 berupaya adu domba Alumni 212, karena hasil hasil Ijtima Ulama GNPF-U sudah dikoordinasikan dan disetujui oleh Pembina PA 212 Habib Rizieq Shihab.

" Presidium Alumni 212 tidak pernah ada komunikasi dengan HRS karena HRS tidak pernah mengakui adanya Presidium Alumni 212 karena memang penghianatan yang tidak patuh satu komando, dan memang kami duga justru ada kepentingan politik yang ditunggangi oleh lawan," tegasnya.

Sebelumnya, Presidium Alumni 212 menduga ada rekayasa soal nama capres-cawapres yang direkomendasikan lewat hasil Ijtima Ulama GNPF-U, sebab tidak ada Habib Rizieq Shihab, dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.

"Kami tidak puas, pilihan kami tidak terwakili oleh nama-nama yang diputuskan oleh ijtima ulama," kata juru bicara Presidium Alumni 212 Aminuddin dalam jumpa pers persnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat 3 Agustus 2018.

Padahal, lanjut Aminuddin, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada Mei lalu, nama-nama yang disepakati bakal direkomedasikan sebagai capres-cawapares, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Yusril dan Habib Rizieq.

“Sebab, rekomendasi yang dihasilkan Ijtimak GNPF Ulama itu tak sesuai dengan hasil Rakornas PA 212 pada Mei 2018. Padahal, ulama yang mengikuti Ijtima itu sebagian besar ikut dalam Rakornas,” tegas Aminuddin.

Namun hasil Ijtima Ulama GNPF-U yang digelar di Slipi, Jakarta Barat, pada 27-29 Agustus, justru merekomendasikan dua nama untuk dijadikan cawapres Prabowo Subianto, yakni Salim Segaf Al Jufri dan Ustaz Abdul Somad.

"Saya menganggapnya, jangan-jangan ini setingan. Padahal, seharusnya, Ijtimak GNPF Ulama itu hanya menguatkan hasil Rakornas PA 212,” ungkap Aminuddin.

Sumber Terpercaya: NetralNews.com









Selamat Datang di www.BolaMas88,com

Kami sedang mengadakan Event New Member dengan cara yang sangat mudah saja, tanpa Like&Share anda semua bisa mendapat Bonus Freebet dan Bonus Deposit dari BolaMas88 dengan cara Daftar menjadi Member baru kami dan Melakukan Deposit , maka akan langsung diberikan Bonus Freebet nya Rp.10.000,-  dan Bonus Deposit Sebesar 5% dari Deposit Anda maka akan langsung masuk ke dalam User ID nya anda semua → Judi Bola ←

Menyediakan Banyak Jenis Permainan

- SportBook

- Live Casino

- Togel

- Tangkas

- Keno

- PlayTech

- Poker-QQ

Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua

- Bonus Rollingan Casino 0,8%

- Bonus Refferensi 2,5%

- Bonus Cash Back Up To 15%

- Bonus Deposit 5%

- Freebet New Member Rp.10.000

Bonus Bonus ini akan kami berikan untuk anda semua, maka dari itu langsung saja daftar saja dan Claim Bonus Bonus ini semua, kami tunggu Kehadiran anda semua di Live Chat di www.BolaMas88,com

Ayo tunggu apa lagi ini adalah saat saat yang tepat untuk anda semua mendapatkan Bonus Freebet dengan cara yang mudah saja, anda tinggal Claim dan langsung bisa Betting di Semua permainan kami. Silahkan bergabung dan Raih semua Bonus Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua.

NB: Syarat Dan Ketentuan Berlaku


Terima Kasih.

Wow!! Tanggapan Pengamat: Jokowi Blunder Jika Pilih Anies Jadi Cawapres




Jakarta, WK - Pengamat Politik dari PARA Syndicate Ari Nurcahyo. menanggapi isu yang memilih Bubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Cawapres di Pilpres 2019.

Ari berperdapat, dalam memilih cawapres, Jokowi akan mengacu kepada kriteria yang dibahas bersama enam partai koalisi yang mendukungnya. → Agen Bola ←

"Tidak bisa bilang sekonyong-konyong saya maunya ( cawapres ) ini. Saya pikir persoalan kriteria sudah disepakati, tapi soal siapa nama itu, definitifnya memang diserahkan kepada Pak Jokowi," kata Ari di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 3 Agustus 2018.

Dalam hal ini ia yakin nama Anies tidak masuk dalam wacana cawapres yang digodok koalisi Jokowi. "Saya pikir karena dalam proses, profiling, hunting selama ini memang yang juga di-share ke publik kan memang tidak ada nama Anies Baswedan," ucap dia.

Pasalnya, lanjut Ari, jika Jokowi memilih nama di luar kesepakatan dengan enam partai koalisi yang mendukungnya, hal itu akan menjadi blunder politik dan kredibilitas Jokowi dipertaruhkan.

"Kalau kemudian keluar dari kriteria yang sudah disepakati oleh enam partai koalisi ini kan, Pak Jokowi harus mempertaruhkan kredibilitas dia," ujarnya.

"Dari nama-nama yang saya lihat dan yang muncul ke publik, saya pikir tidak akan ada nama baru sama sekali. Pak Jokowi tidak akan melakukan blunder dengan nama baru, apalagi dengan nama Anies ya," jelas Ari.

Justru Ari melihat Anies lebih berpeluang menjadi cawapres di kubu Prabowo Subianto. "Nama Anies Baswedan dalam posisi hari ini sangat berpeluang menjadi tokoh alternatif cawapres di kubunya Pak Prabowo," tandasnya.

Sumber Terpercaya: NetralNews.com








Selamat Datang di www.BolaMas88,com

Kami sedang mengadakan Event New Member dengan cara yang sangat mudah saja, tanpa Like&Share anda semua bisa mendapat Bonus Freebet dan Bonus Deposit dari BolaMas88 dengan cara Daftar menjadi Member baru kami dan Melakukan Deposit , maka akan langsung diberikan Bonus Freebet nya Rp.10.000,-  dan Bonus Deposit Sebesar 5% dari Deposit Anda maka akan langsung masuk ke dalam User ID nya anda semua → Judi Bola ←

Menyediakan Banyak Jenis Permainan

- SportBook

- Live Casino

- Togel

- Tangkas

- Keno

- PlayTech

- Poker-QQ

Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua

- Bonus Rollingan Casino 0,8%

- Bonus Refferensi 2,5%

- Bonus Cash Back Up To 15%

- Bonus Deposit 5%

- Freebet New Member Rp.10.000

Bonus Bonus ini akan kami berikan untuk anda semua, maka dari itu langsung saja daftar saja dan Claim Bonus Bonus ini semua, kami tunggu Kehadiran anda semua di Live Chat di www.BolaMas88,com

Ayo tunggu apa lagi ini adalah saat saat yang tepat untuk anda semua mendapatkan Bonus Freebet dengan cara yang mudah saja, anda tinggal Claim dan langsung bisa Betting di Semua permainan kami. Silahkan bergabung dan Raih semua Bonus Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua.

NB: Syarat Dan Ketentuan Berlaku


Terima Kasih.

Terkait Pembakaran Bendera di Garut, Said Aqil Siradj Bicara Blak-blakan

Jakarta, WK - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyayangkan terjadinya tindakan diluar prosedur dengan adanya pembakaran bendera ...