Heboh!! Djarot: Lucu Ya Karena 'Ndeso' Kaesang Dilaporkan



Berita Viral - Jakarta, Putra bungsu Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep, dipolisikan lantaran ucapan 'dasar ndeso' di Video blog ( Vblog ) pribadinya di anggap menyebarkan ujaran kebencian. Agen Bola

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat merasa lucu. Pasalnya kata 'ndeso'biasanya di pakai sebagai candaan namun pelapor justru menganggap sebagai ujaran kebencian dan membesar - besarkan persoalan dengan melaporkan Kaesang.

"Lah iya kan lucu ya. Begini loh kata - kata ndeso kalau di kami itu kan guyonan ya, gurauan saja lah sebetulnya," kata Djarot di Balai Kota Jakarta, pada Jumat 7 Juli 2017.

"Kalau kami ya orang desa, orang desa di anggap ndeso ya ora opo - opo, gitu saja kok. Kok terlalu jauh toh? " ungkap mantan Wali Kota Blitar itu.

Baca Juga:
Heboh!! Ungkapan Herry Tjahjono: Kaesang, Maju Terus Dengan 'Ke-Ndeso-anmu'

Karenanya, Djarot meminta agar masalah Kaesang tidak usah di tanggapi, sebab masih banyak urusan bangsa yang jauh lebih besar dan butuh perhatian bersama, ketimbang mengurusi laporan seperti itu. Bandar Bola

"Tolonglah jangan bikin gaduh. Kalau ada yang lapor biarin aja, nggak usah di tanggapi, di - expose. Wong masalah kecil aja kok. Banyak hal besar yang harus kita urusin," ungkapnya.

Sebelumnnya di beritakan, Kaesang di laporkan ke Polres Bekasi Kota pada Minggu 2 Juli 2017 oleh warga bernama Muhammad Hidayat. Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu di duga melakukan penodaan agama dan menyebarkan ujaran kebencian.

Adapun yang dimempermasalahkan pelapor yakni kata - kata yang di ucapkan Kaesang di vlog pribadinya yakni,'mengadu - adu domba dan mengkafir - kafirkan', 'nggak mau mensalatkan padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin', dan "apaan coba? Dasar ndeso'. Judi Bola

Sumber Terpercaya: NetralNews.com

Baca Juga:
Heboh!! Ungkapan Ahmad Ishomuddin: Dusta, Lidahnya Bertakbir Namun Hatinya Diliputi Oleh Keangkuhan


Selamat Datang di www.BolaMas88,com
Kami sedang mengadakan Event New Member dengan cara yang sangat mudah saja, tanpa Like&Share anda semua bisa mendapat Bonus Freebet dari BolaMas88 dengan cara Daftar menjadi Member baru kami, maka akan langsung diberikan Bonus Freebet nya Rp.10.000,- dan akan langsung masuk ke dalam User ID nya anda semua
Menyediakan Banyak Jenis Permainan
- SportBook
- Live Casino
- Togel
- Tangkas
- Keno
- PlayTech
- Poker-QQ
Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua
- Bonus Rollingan Casino 0,8%
- Bonus Refferensi 2,5%
- Bonus Cash Back Up To 15%
- Bonus Deposit 5%
- Freebet New Member Rp.10.000
Bonus Bonus ini akan kami berikan untuk anda semua, maka dari itu langsung saja daftar saja dan Claim Bonus Bonus ini semua, kami tunggu Kehadiran anda semua di Live Chat di www.BolaMas88,com
Ayo tunggu apa lagi ini adalah saat saat yang tepat untuk anda semua mendapatkan Bonus Freebet dengan cara yang mudah saja, anda tinggal Claim dan langsung bisa Betting di Semua permainan kami. Silahkan bergabung dan Raih semua Bonus Bonus yang akan kami berikan untuk anda semua. Terima Kasih

Heboh!! Ungkapan Herry Tjahjono: Kaesang, Maju Terus Dengan 'Ke-Ndeso-anmu'



Berita Viral - Jakarta, Gara - gara umpatan 'dasar ndeso' di channel Youtube-nya, Kaesang Pangarep di polisikan. Ia di laporkan ke Polres Bekasi Kota pada 2 Juli 2017 oleh warga bernama Muhammad Hidayat. Putra bungsu Presiden Joko Widodo dianggap telah menyebarkan ujaran kebencian. Agen Bola

Menanggapi hal tersebut, penulis Herry Tjahjono mencoba menguraikan kata 'ndeso' di kaitkan dengan kehidupan Presiden Jokowi.

"Ndeso itu indah. . . Kalau Jokowi itu ndeso, maka Kaesang juga ndeso. Dan Kaesang itu memang indah kok . . .
Maju terus dengan ke - ndeso - anmu Sang. . ," Kata Herry melalui akun Facebook - nya.

Berikut tulisan lengkap Herry menanggapi kasus Kaesang, di kutip dari akun Facebook - nya, pada Kamis 6 Juli 2017.

NDESO ITU INDAH

By : Herry Tjahjono, Rakyat NKRI.

Dalam sebuah acara jokowi pernah di sebut Presiden yang perilakunya paling 'ndeso' dan wajahnya 'ndeso'."

Namun Jokowi tidak marah 'dicela' demikian. Dia juga tidak menganggap hal itu sesuatu yang serius. Jokowi merasa predikat itu memang sudah melekat padanya sejak dahulu.

Bahkan saya mengangkap kesan Jokowi bangga dengan 'ke - ndeso - annya'. Ndeso tidak selalu berkonotasi negatif. Ndeso itu berasal dari kata 'desa'. Dan jika Indonesia itu di ibaratkan pohon besar menjulang tinggi, maka desa adalah akarnya. Indonesia terdiri dari sekitan banyak desa. Desa itulah yang menopang negeri ini. Bandar Bola

Baca Juga:
Heboh!! Ungkapan Ahmad Ishomuddin: Dusta, Lidahnya Bertakbir Namun Hatinya Diliputi Oleh Keangkuhan

Tanpa desa, tak ada Indonesia. Maka ndeso adalah sebuah kebanggaan. Itu yang terjadi pada Jokowi. Dia yang serba ndeso, menaklukkan jendral dan menduduki kursi RI 1. Dia yang serba ndeso mengarungi dunia dan berdiri sejajar dengan para tokoh serta pemimpin dunia manapun.

Mengingkari ndeso, desa - itu menyangkal akarmu. Dan engkau akan terjungkal. Saya juga ndeso. Dan saya bangga dengan ke - ndeso - an saya.

Indonesia adalah bagian dari desa saya ( meminjam terminologi Cak  Nun ). Anda yang marah dengan 'ndeso', artinya anda tak paham Indonesia.

Ndeso itu Indah. . .

Kalau Jokowi itu ndeso, maka Kaesang juga ndeso. Dan Kaesang itu memang indah kok . . .

Maju terus dengan ke - ndeso - anmu Sang. . . Judi Bola

Sumber Terpercaya: NetralNews.com

Baca Juga:
Heboh!! Pengamat Politik Ray Rangkuti:Tidak Ada Kriminalisasi Ulama, Istilah Itu Dibuat Kubu Rizieq

Heboh!! Ungkapan Ahmad Ishomuddin: Dusta, Lidahnya Bertakbir Namun Hatinya Diliputi Oleh Keangkuhan



Berita Viral - Jakarta, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) Ahmad Ishomuddin mengatakan, ada dusta pada orang yang bertakbir namun hatinya diliputi keangkuhan. Agen Bola

"Ada dusta pada setiap orang yang lidahnya bertakbir namun hatinya diliputi oleh keangkuhan," kata Ishomuddin di kutip dari akun Facebook miliknya, Rabu 5 Juli 2017.

Status Ishomuddin ini kemudian dikomentari oleh warganet. Salah satunya pemilik akun Icieng Batik. Menurutnya, orang - orang yang demikian biasanya hatinya di selimuti kekesalan.

"Hatinya dongkol sehingga apa yang di ucapkan dengan lidahnya, gak menyentuh dinding hatinya," ujar Icieng. Bandar Bola

Baca Juga:
Heboh!! Pengamat Politik Ray Rangkuti:Tidak Ada Kriminalisasi Ulama, Istilah Itu Dibuat Kubu Rizieq

Komentar Icieng ini kemudian di balas oleh Ishomuddin dengan mengatakan, "Bertakbir bukan murni karena Allah dengan penuh kesadaran hati, tetapi karena dorongan hawa nafsu."

Soal takbir juga sempat di singgung KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab di sapa Gus Mus saat mengkritisi orang - orang yang membawa agama ke panggung politik, termasuk di dalamnya soal Pilkada DKI Jakarta 2017 yang di gelar beberapa waktu lalu.

"Itu keterlaluan. Pilkada itu apa sih? Anda berkali - kali mengatakan AllahuAkbar. Anda kira Allah itu seberapa besar? apa sama dengan Masjid akbar di Surabaya itu? Apa sama dengan rapat akbar, pengajian akbar?," kata Gus Mus di acara Mata Najwa pada Rabu 21 Juni 2017.

"Kalau kita katakan Allahu Akbar, dan kita belum bisa mengecilkan diri kita sendiri, kita belum menghayati Allahu Akbar, kecuali untuk demo saja," ungkapnya. Judi Bola

Sumber Terpercaya: NetralNews.com

Baca Juga:
Heboh!! Persyaratan Dari Habib Rizieq Jika Ingin Rekonsiliasi, Berikut Syaratnya..

Heboh!! Pengamat Politik Ray Rangkuti:Tidak Ada Kriminalisasi Ulama, Istilah Itu Dibuat Kubu Rizieq


Berita Viral - Jakarta, Pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak pernah melakukan kriminalisasi ulama. Isilah kriminal ulama di gaungkan oleh kelompok Habib Rizieq Shihab yang tergabunda dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia ( GNPF - MUI ). Agen Bola

Begitulah komentar pengamat politik Ray Rangkuti, menaggapi salah satu syarat yang di ajukan oleh Habib Rizieq kepada pemerintah untuk di lakukannya rikonsiliasi, asalkan tidak ada upaya kriminalisasi ulama.

"Kriminalisasi ulama? Nggak ada. Nggak ada presiden ( melakukan kriminalisasi ulama. Itu kan Istilah yand di buat sendiri oleh Habib Rizieq. Nggak ada itu kriminalisasi ulama," Kata Ray Rangkuti pada Selasa 4 Juli 2017.

Menurut Ray Rangkuti, yang ada sebenarnya adalah orang yang di anggap ulama tetapi di duga melakukan tindakan pidana. "Oleh karena itu harus pertanggung jawabkan di muka hukum," ungkapnya.

Baca Juga:
Heboh!! Persyaratan Dari Habib Rizieq Jika Ingin Rekonsiliasi, Berikut Syaratnya..

Sementara soal kriminalisasi, jika selama ini kubu Habib Rizieq menganggap bahwa kasus yang menjerat mereka merupakan upaya kriminalisasi sehingga meminta intervensi dari presiden, harusnya Jokowi juga melakukan hal yang sama terhadap kasus lain. Bandar Bola

Direktur Lingkar Madani Indonesia ( LIMA ) ini mencontohkan, dalam kasus penistaan agama yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, oleh sebagian orang juga di anggap sebagai kriminalisasi. Namun tidak pernah meminta atau adanya upaya presiden mengintervensi kasus tersebut.

"Aneh sekali kalau dia minta presiden bersikap adil, pada saat yang bersamaan dia minta kasusnya di intervensi, kalau bersikap adil itu artinya presiden mengintervensi semua kasus," uangkap Ray.

"Upaya kriminalisasi itu di buktikan di pengadilan seperti apa. Apalagi kasus yang di duga keriminalisasi. Kasus Ahok itu, sebagian orang menganggap itu kriminalisasi, kalau gitu di intervensi juga dong kalau mau bersikap adil," tutupnya.

Sebelumnya, Imam Besar Front Pembela Islam ( FPI ) Habib Rizieq Shihab mengajukan beberapa syarat kepada pemerintah sebelum di lakukanny rekonsiliasi. Salah satunya menyinggung soal Kriminalisasi Ulama.

"Tidak ada rikonsiliasi tanpa stop kriminalisasi ulama dan aktivis. Tidak ada rekonsiliasi tanpa stop penistaan terhadap agama apa pun," kata Habib Rizieq lewat akun Twitternya, minggu 2 Juli 2017. Judi Bola

Sumber Terpercaya: NetralNews.com

Baca Juga:
Heboh!!! Ungkapan Ahmad Ishomuddin: Yang Dalam Jeruji Besi Belum Tentu Bersalah, Sebaliknya

Heboh!! Persyaratan Dari Habib Rizieq Jika Ingin Rekonsiliasi, Berikut Syaratnya..



Berita Viral - Jakarta, Meski piihaknya yang menawarkan Rekonsiliasi kepada pemerintah, namun Imam Besar Front Pembela Islam ( FPI ) Habibi Rizieq Shihab mengajukan beberapa Syarat sebelum di lakukan Rekonsiliasi. Agen Bola

"Tidak ada Rekonsiliasi tanpa stop kriminalisasi ulama dan aktivis. Tidak ada Rekonsiliasi tanpa stop penistaan terhadap agama apa pun," kata Habib Rizieq lewat akun Twitternya, Minggu 2 Juli 2017.


"Tidak ada rekonsiliasi tanpa stop penyebaran paham komunisme, marxisme, leninisme dan liberalisme serta paham sesat lainnya," paparnya.

Baca Juga:

Selain itu, menurut Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia ( GNPF - MUI ) ini, tidak akan ada rekonsiliasi tanpa stop kezaliman terhadap rakyat kecil yang lemah dan tak berdaya. Bandar Bola

Lanjutnya, tidak ada rekonsiliasi tanpa menjunjung tinggi asas musyawarah dan asas proporsionalitas di seluruh aspek dan sektor serta bidang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Jika syarat-syarat tersebut tidak dipenuhi pemerintah, menurut Habib Rizieq, tidak ada pilihan lain, kecuali revolusi.

"Jika semua itu tidak bisa dipenuhi untuk mewujudkan rekonsiliasi Nasional bagi keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, maka tidak ada pilihan lain bagi rakyat dan bangsa Indonesia kecuali: REVOLUSI," tegas Habib Rizieq. Judi Bola

Sumber Terpercaya: NetralNews.com

Baca Juga:

Heboh!!! Ungkapan Ahmad Ishomuddin: Yang Dalam Jeruji Besi Belum Tentu Bersalah, Sebaliknya



Berita Viral - Jakarta, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) Ahmad Ishomuddin mengatakan, tidak semua yang berada dalam jeruji besi melakukan kesalahan. Agen Bola

Begitupun sebaliknya, menurut Ishomuddin, orang - orang yang bebas berkeliaran bukan jaminan mereka tak berbuat salah.

"Tidak semua orang yang bebas berkeliaran tidak bersalah. Dan tidak setiap orang yang terkurung di balik jeruji besi bersalah," kata Ishomuddin di akun Facebooknya, Jumat 30 juni 2017.

Pada status Facebook sebelumnya, saksi ahli agama dari mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di kasus penistaan agama ini, sempat membandingkan sikap dari seorang pemberani dan pengecut. Menurutnya hal itu dilihat dari bagaimana mereka menghadapi masalah.

Baca Juga:

"Pemberani itu manusia yang siap menyelesaikan setiap masalahnya. Namun sang pengecut ialah yang lari untuk bersembunyi darinya," tulis Ishomuddin. Bandar Bola

Meski dalam status Facebooknya, ia tidak pernah menyebut nama tokoh. Namun tak jarang publik selalu membandingkan-bandingkan sikap Ahokdalam menghadapi kasus hukumnya, dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di kasus chat WhatsApp berkonten pornografi.

Seperti diketahui, Ahok kini mendekam dibalik jeruji besi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, setelah hakim memvonisnya bersalah dan dihukum dua tahun karena dianggap terbukti melakukan penodaan agama sebagaimana diatur dalam Pasal 156a KUHP.

Sementara Habib Rizieq disebut-sebut melarikan diri untuk mengindari berbagai kasus yang menjeratnya. Apalagi dalam kasus WhatsApp berkonten pornografi, ia telah menjadi buron dan masuk dalam daftar pencarian orang ( DPO ). Judi Bola

Sumber Terpercaya: NetralNews.com

Baca Juga: 

Heboh!!! Habib Novel: Jika Masih Ada Mengkriminalisasi Ulama, Kita Siap Melakukan Tindakan-tindakan Berikutnya




Berita Viral -Jakarta, Tokoh Fornt Pembela Islam ( FPI ) Habib Novel Chaidir Bamukmin mengungkapkan jika komunikasi yang mereka bangun dengan pemerintah Presiden Joko Widodo soal beberapa permasalah yang terjadi di bangsa ini menemui jalan buntu, maka mereka siap melakukan tindakan - tindakan selanjutanya. Agen Bola

Novel mengungkapkan hal tersebut terkait pertemuan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majellis Ulama Indonesia ( GNPF - MUI ) dengan Presiden Joko Widodo pada hari Minggu, 25 Juni 2017.


"Kalau sudah punya kejelasan, kalau memang masih mengkriminalisasi ulama, aktivis, dan sebagainya, artinya memang sudah buntu komunikasi yang kita bangun. Kita siap melakukan yaitu tindakan-tindakan berikutnya," kata Habib Novel kepada Netralnews.com, Kamis 29 Juni 2017.

Baca Juga:

"Jadi kita memastikan langsung kepada RI 1 bahwa permasalahan kita seperti ini," ujar Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air ( ACTA ) yang juga merupakan tim advokat GNPF - MUI itu.

Meski begitu, Habib Novel tidak menjelaskan secara detail langkah-langkah seperti apa yang akan diambil jika pihaknya dan pemerintah tidak memiliki titik temu. Namun ia menyebut, Imam Besar FPI Habib Rizieq dari Yaman berpesan agar mereka tetap berjihad lewat media, politik, dan hukum.

"Beliau meminta kita untuk menahan diri dan menjaga kondusivitas negara ini dan jangan mudah terpancing. Tapi tetap kita melakukan jihad di media, jihat di politik, dan jihat di hukum," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pada lebaran pertama, Minggu 25 Juni 2017, Presiden Joko Widodo menerima tujuh pimpinan GNPF - MUI di Istana Negara.

Dalam pertemuan itu hadir Ketua GNPF - MUI Ustadz Bachtiar Nasir dan Wakilnya Zaitun Rasmin. Keduanya didampingi M Kapitra Ampera, Yusuf Matra, Muhammad Lutfi Hakim, Habib Muchsin, dan Deni.

Sedangkan Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. Judi Bola

Sumber Terpercaya: NetralNews.com

Baca Juga:

Terkait Pembakaran Bendera di Garut, Said Aqil Siradj Bicara Blak-blakan

Jakarta, WK - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyayangkan terjadinya tindakan diluar prosedur dengan adanya pembakaran bendera ...